23/11/16

(Chapter 3) Hari Pertama Kerja Lapangan

12 Januari 2015.

Hari pertama kerja lapangan, saat itu aku langsung bangun pagi kira-kira pukul 5 pagi. Ternyata sepagi itu, Jember sangatlah dingin. Terasa menusuk saat tubuhku mulai merasakan dinginnya air dipagi hari. Istirahat malam itu sangat nyenyak, sejujurnya pertama kali bangun agak shock karena kudu memulai hari pertama buat kerja hihi. Ngga biasanya aku bisa bangun sepagi itu. Bangun sendiri lagi, emmm pakai bantuan alarm hp sih ehehe plus telpon pagi dari Ibu ^^. Ibu was-was banget mengingat ini adalah pengalaman pertamaku tinggal jauh sendiri dan dituntut banyak hal terutama bangun pagi! Yapp, salah satu kekuranganku saat itu *dan sepertinya saat ini masih* adalah bangun pagi! Paling pol selama menjalani masa-masa kuliah aku bisa bangun jam 05:30, kalo kayak orang-orang pada umumnya yang bisa bangun jam 4, duh itu kemungkinan hanya 50% terjadi hehe. Tapi yaaa terkadang bisa sih bangun jam segitu hihi. Kuncinya adalah yang penting niat! Yup.


Makanan yang aku pesen di kantin FEB Unej btw enak loooo :3
Setelah semuanya dirasa siap, tiba saatnya untuk berangkaaaaat ^^. Well, saat itu aku berangkat menggunakan jasa bus pegawai hihi. Puji Tuhan, waktu itu diberi kemudahan lewat Pak Choirul, di mana beliau menyarankan ku untuk pergi ke kantor menggunakan fasilitas bus. Awalnya kepikiran untuk menggunakan sepeda, soalnya pengalaman kerja lapangan temen-temen Buper (Sani dkk.) mereka pinjem sepeda punya Mba Dini. Nah, karena sepedanya waktu itu ada yang rusak, sampailah pada saran menggunakan bus pegawai hihi. Tepat pukul 6:30 Mba Dini mengajakku untuk ngetem *menunggu* bus di sebrang jalan tepatnya dimulut gang. Tidak sampai seperempat jam, akhirnya bus yang dimaksud muncul juga hehe. Dan, you know, sepertinya hanya dilihat dari muka bus, penumpangnya buanyak sekali Y-Y.. Udah mulai mikir nih, kira-kira duduk di mana ya hihi. Setelah pamit say hi ke Mba Dini, masuklah diriku ke dalam bus dengan disambut bapak kenek (maaf pak lupa namanya). Benar perkiraanku, di dalam bus sudah puadat sekali. Untungnya, masih ada slot tempat duduk kosong dibagian belakang. Saat itulah aku bertemu dengan Mba Catur ^^, asisten peneliti dari IPB hihi. Berawal dari situlah petualangan kami di Jember dimulai! Tepat pukul 07:00 bus sudah sampai di depan kantor. Sebelum turun dari bus, tak lupa aku ucapkan terima kasih pada bapak sopir dan keneknya hihi. 

Selanjutnya aku langsung menemui front office untuk mengkonfirmasi kehadiranku hihi. Oiya, waktu itu aku juga melihat banyak teman-teman yang berjas almamater UGM, sayang mereka ndak ada yang sefakultas sama aku :'( *sendiri? biyasa!*. Awalnya agak kikuk sih, apalagi setelah mereka-mereka dipersilakan masuk kantor dan meninggalkan aku sendirian di front office karena pembimbingku belum konfirmasi :". Setelah menunggu lumayan lama, kemudian ada pak satpam yang menghampiriku dan memberitahukan bahwa pembimbing lapanganku masih berada di Sulawesi saat itu, alhasil hari pertama kerja : doing nothing :(. Padahal harapanku aku bisa setidaknya safari kantor kayak temen-temen yang lainnya. Yah yaudah deh, daripada doing nothing aku putuskan untuk balik ke rumah dan ikut Mba Dini ke Universitas Jember :D. Lumayan kan jalan-jalan ke Kota Jember, perdana lagi!

Ini diaaa si banana cake! *sebelah kanan*
Sambil jalan-jalan ke kota, sebenarnya waktu itu juga aku manfaatkan untuk mencari sinyal internet yang hilang dikos-kos-an. Lumayanlah, bisa sambil makan nasi pecel di kampus tetangga meskipun sambil diliatin abisnya pake pdl sosek ugm mwahaha. Mungkin dalam hati mereka, ini anak ugm ngapain nyampe Unej, di kampus ekonomi pula hahaha. Rasa penasaranku akan kampus pertanian Unej, membuatku untuk meminta Mba Dini nganter melihat kampus tersebut. Bagiku kampus Unej jauh lebih banyak ijo-ijonya dibandingkan dengan UGM, terus keadaan di sana lebih adem soalnya posisi kampus yang tidak dilalui banyak kendaraan umum. Hmmm lebih tepatnya kompleks tiap fakultas tidak dilalui kendaraan umum, sehingga terlihat lebih sepi dan adem karena di kanan-kiri terdapat banyak pohon dan dedaunan hijau. Bangunan kampusnya sendiri sebagian besar masih mempertahankan bangunan lama (kayak bangunan jaman Belanda gitu). Rasanya seneng banget bisa main-main ke kampus tetangga hehe. Semoga dilain kesempatan bisa main ke sana lagi yakk ^^.

Kesempatan berharga selama di Unej aku pergunakan untuk mengakses internet sepuas-puasnya hehe. Ada banyak info yang aku cari, terutama share dari temen-temen terkait pengisian KRS semester 6 dan informasi penting lainnya. Waktu itu ngga banyak buka link streaming soalnya ngirit paketan hahaha. Setelah urusan Mba Dini kelar dikampus, kemudian kami menuju ke Gereja Santo Yusuf Jember. Ceritanya pengen tau lokasi tepat gerejanya ada di mana, biar nanti kalau ke gereja ngga bingung lagi hehe. Setelah menemukan lokasi gereja, kemudian Mba Dini menawarkanku ke salah satu shopping mall di dekat rumah. Sayangnya maaf ya aku lupa namanya. Tempat itu bisa dibilang mall yang hampir jadi (under construction) tapi udah dipergunakan untuk kegiatan jual beli. Bangunan mall tersebut besar dan luas. Area parkirnya juga luas, mirip-mirip mall yang ada di Jogja. Suasana di dalam mallnya juga sudah lumayan ramai. Di sana kami membeli beberapa barang konsumsi dan roti yang katanya Mba Dini enak dan terkenal se-Jember. Kalau tidak salah ingat aku beli banana cake (roti famousnya Jepang).

Bakso kuah dan bakso bakarnya enak!
Sesampainya dirumah, kami kemudian leyeh-leyeh setelah setengah hari diterpa panasnya udara Jember. Tak lupa kami juga memakan roti yang telah kami beli. Rasanya? Well, kebetulan baru pertama kali aku beli dan makan banana cake. Enak sih, mirip-mirip roti sponge yang didalamnya ada krim-krim gitu. Manis, wangi, dan lembut. Oiya, bentuknya juga seperti pisang loh. Lucu kan? Semoga aku masih ada fotonya hehe. Well, hari yang seharusnya menjadi hari pertamaku beraktivitas ini menjadi hari yang mmm cukup menyenangkan bisa menjelajah Kota Jember bersama Mba Dini. Oiya kami juga sempet nonton drama bareng karena siang itu tidak ada hiburan lain dirumah selain menonton televisi. Oiya dimalam harinya kami membeli bakso disebelah rumah karena waktu itu tidak masak dan tidak ada makanan pula haha. Dan begitulah hari kami waktu itu sampai kami terlelap tidur dan berganti hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar